Routing Protocol

 Routing adalah proses pemilihan jalan dalam jaringan yang digunakan untuk mengirimkan data ke alamat tujuan. Routing protocol berbeda dengan routing dalam fungsi dan tugas. Routing protocol adalah komunikasi yang terjadi antar router. Routing protocol mengizinkan router untuk membagi informasi tentang jaringan dan hubungannya dengan router sekitarnya. Routing terbagi menjadi dua, yaitu routing statis dan routing dinamis. Pada routing statis, administrator jaringan harus akan mengkonfigurasikan tabel routing secara manual. Sedangkan pada routing dinamis, menggunakan protokol routing untuk mengkonfigurasi tabel routing secara otomatis.


Pada Interior Gateway Protocol (IGP) terdapat pembagian protokol routing berdasarkan cara kerjanya. Ada yang bekerja secara distance vector dan link state. Pada distance vector terdapat protokol routing seperti RIP, IGRP, dan EIGRP. Pada link state terdapat routing protokol seperti OSPF dan Intermediate System-Intermediate System (IS-IS).


Dalam Tugas Akhir ini diimplementasikan skema jaringan yang menggunakan routing protocol EIGRP dan IS-IS yang akan menjalankan layanan berupa video streaming. Percobaan dilakukan dengan menggunakan 1 client, 1 server video streaming, dan 11 router, yaitu Cisco 7200 yang diemulasikan dengan Dynamips.


Pada Tugas Akhir ini didapatkan bahwa EIGRP memiliki nilai QoS yang lebih baik dalam penanganan jaringan yang diberi background trafik, serta lebih handal dari pada IS-IS dalam menangani kondisi jaringan yang mengalami link failure karena memiliki backup route untuk mengatasi hal ini.Kata Kunci : Routing protocol, Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP), Intermediate system to intermediate system (IS - IS), Video streaming

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OSI Layer